Tingkah Motor di Taiwan

Seri Motor, TaipeiMotor dimana-mana memang rodanya dua. Cuma tetep saja bisa dibanding-bandingkan antar motor satu dengan motor lain dari merek dan segalanya, termasuk di mana keberadaanya.

Di Taipei ibukota Taiwan, motor-motor banyak berseliweran, tapi tentunya tidak seribet di Jakarta. Hampir semua motor di sini modelnya ‘scooter matic’ yang bentuknya seperti ‘Mio’nya Yamaha atau seperti ‘Beat’ nya Honda tapi lebih gendut-gendut dan besar seperti ‘Kymco’. Kalo saya perhatikan sih merek-mereknya hampir sama dengan di Indonesia ada Yamaha, Suzuki, Kymco, Honda. Yang agak asing nampak merek Sym.

Seri Motor, Taipei

Keunikan motor di Taiwan, plat nomor serinya hanya satu dan di ‘tempeli’ hanya di bagian belakang. Kalau dilihat dari depan kelihatan ‘polos’. Jadi kalo berjajar pas parkir menghadap kedepan, lucu juga…. Ini semua motor-motor kok gak ada no serinya ya, apalagi kalo motor-motor ini masih mengkilap seperti motor baru yang siap jual.

Di Jakarta, hampir dipastikan parkir motor di trotar atau pedestrian atau di emperan toko itu terlarang. Jadi inget acaranya Jhon Pantau di Trans TV, para pelanggar parkir di trotoar termasuk tukang ojek di wawancarai. Di Taipei kebalikannya, banyak motor di parkir di trotoar bahkan emperan toko sekalipun legal, asal memang motor-motor ini diparkir di tempat-tempat yang sudah disediakan. Di pinggir-pinggir jalan, parkir motor dibuat kotak-kotak kecil berjajar seukuran motor. Tapi jangan sekali-kali coba parkir di tempat ‘terlarang’, pasti ditilang, polisi gak segan-segan bakal ngangkut motor-motor nakal ini ke dalam truk-nya. Urusan panjang deh.

***************

“Taiwan memiliki populasi scooter terbanyak di dunia”

***************

Yang unik lainnya, di dekat lampu merah ujung persimpangan jalan besar, motor diperbolehkan menyerobot lebih maju menunggu lampu hijau. Hampir sama seperti di Jakarta, seperti motor-motor yang tidak sabar menunggu lampu merah..perlahan-lahan menyerobot maju melalui batas garis yang diperbolehkan. Di sini sekilas nampak seperti melanggar lalu lintas, karena posisi motor-motor ini terlalu maju. Bedanya? Ya Gak melanggar alias diperbolehkan. Karena setelah batas tadi, ada garis kotak putih yang kira-kira muat untuk 3-6 motor berjajar. Di sanalah di dalam kotak ini motor-motor menunggu.

Dalam Kotak Putih

Motor Dalam Kotak Putih, Taipei

Untuk keamanan motor-motor di sini pada saat diparkir umumnya rodanya digembok. Walau tidak ada tukang parkir, kalo diperhatikan nampaknya cukup aman. Paling enggak ini dibuktikan dari motor-motor yang ditinggalkan begitu saja ’lama’ (lebih dari sehari) masih pada posisi-nya. Untuk menandainya gampang sekali, motor-motor yg ditinggalkan ’berhari-hari’ nampak agak lusuh. Debu atau daun dan ranting bertebaran gugur menyelimuti-nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s